Persib Bandung kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjaga performa tim meskipun kompetisi BRI Liga 1 tengah memasuki jeda. Menjelang libur Lebaran, tim berjuluk Maung Bandung ini menggelar gim internal sebagai bagian dari strategi agar para pemain tetap menjaga sentuhan bola mereka. Langkah ini diambil oleh tim pelatih untuk memastikan para pemain tidak kehilangan ritme permainan saat kompetisi kembali dilanjutkan.
Persiapan Matang Sebelum Libur Lebaran
Menjalani kompetisi yang panjang dan ketat seperti BRI Liga 1, setiap tim harus memiliki strategi untuk menjaga performa agar tetap konsisten. Persib, yang saat ini tengah berjuang di papan atas klasemen, tidak ingin kehilangan momentum hanya karena jeda kompetisi. Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa gim internal ini bukan sekadar uji coba biasa, tetapi sebagai ajang bagi para pemain untuk tetap berada dalam kondisi siap tempur.
“Kami ingin memastikan bahwa para pemain tetap dalam kondisi terbaik mereka. Libur Lebaran memang penting bagi semua orang, tetapi kami juga harus menjaga kebugaran dan sentuhan bola agar saat kompetisi dimulai lagi, para pemain tidak memulai dari nol,” ujar Bojan Hodak dalam sesi wawancara usai latihan.
Pelatih asal Kroasia ini menambahkan bahwa latihan dengan intensitas tinggi seperti gim internal akan membantu para pemain tetap fokus dan tidak kehilangan chemistry dengan rekan-rekan setimnya.
Menjaga Ritme dan Kondisi Fisik Pemain
Salah satu tantangan terbesar saat jeda kompetisi adalah menjaga kebugaran dan ritme permainan para pemain. Dalam beberapa kasus, pemain yang terlalu lama beristirahat sering mengalami kesulitan untuk kembali ke performa terbaik mereka setelah liburan.
Hal inilah yang diantisipasi oleh tim pelatih Persib dengan mengadakan gim internal. Dengan pola latihan seperti ini, para pemain bisa tetap merasakan atmosfer pertandingan meskipun mereka tidak menjalani laga kompetitif sesungguhnya.
Gim internal yang digelar di Stadion Sidolig ini juga menjadi ajang bagi pemain yang kurang mendapatkan menit bermain di pertandingan resmi untuk menunjukkan kualitas mereka. Pemain muda dan pemain pelapis diberikan kesempatan lebih banyak untuk membuktikan kemampuan mereka kepada tim pelatih.
Bek tangguh Persib, Nick Kuipers, mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya merasa terbantu dengan adanya gim internal ini.
“Kami tetap bisa merasakan atmosfer pertandingan, menjaga ritme permainan, dan tetap bugar. Ini adalah cara yang bagus untuk tetap berada dalam kondisi terbaik menjelang libur Lebaran,” ujar pemain asal Belanda tersebut.
Kesempatan Bagi Pemain Pelapis dan Pemain Muda
Selain menjaga kebugaran pemain utama, gim internal ini juga menjadi ajang bagi para pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain untuk menunjukkan kualitas mereka. Beberapa pemain muda yang selama ini menunggu kesempatan tampil di laga resmi bisa memanfaatkan pertandingan ini untuk unjuk gigi.
Bojan Hodak memberikan perhatian khusus kepada pemain-pemain muda seperti Robi Darwis dan Kakang Rudianto. Ia ingin memastikan bahwa pemain muda Persib siap ketika dibutuhkan dalam sisa musim ini.
“Kami memiliki beberapa pemain muda berbakat yang terus berkembang. Gim internal ini adalah kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bahwa mereka siap bersaing untuk mendapatkan tempat di tim utama,” kata Hodak.
Salah satu pemain muda Persib, Ferdiansyah, mengungkapkan rasa senangnya bisa mendapatkan kesempatan bermain dalam gim internal ini.
“Ini adalah kesempatan bagi kami pemain muda untuk membuktikan bahwa kami siap bersaing. Saya ingin memberikan yang terbaik dan menunjukkan kepada pelatih bahwa saya bisa diandalkan ketika dibutuhkan,” ujar Ferdiansyah dengan penuh semangat.
Antisipasi Jadwal Padat Pasca Lebaran
Selain menjaga sentuhan bola, Persib juga menggelar gim internal ini sebagai persiapan menghadapi jadwal padat setelah libur Lebaran.
BRI Liga 1 akan kembali bergulir setelah Idulfitri, dan Persib akan menghadapi beberapa laga krusial yang bisa menentukan posisi mereka di klasemen. Oleh karena itu, tim pelatih ingin memastikan bahwa para pemain tetap dalam kondisi terbaik mereka setelah liburan singkat.
Kapten Persib, Marc Klok, menyadari pentingnya menjaga fokus meskipun kompetisi sedang libur.
“Kami tahu setelah Lebaran, jadwal akan sangat padat. Oleh karena itu, kami harus tetap menjaga kondisi agar tidak kehilangan momentum saat liga kembali dilanjutkan,” ujar Klok.
Selain itu, tim pelatih juga memberikan program latihan mandiri kepada para pemain untuk dijalankan selama libur Lebaran. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa kebugaran para pemain tetap terjaga meskipun mereka tidak berlatih bersama tim.
Dukungan Suporter untuk Konsistensi Tim
Persib Bandung selalu mendapat dukungan luar biasa dari para suporternya, Bobotoh. Mereka memahami bahwa menjaga konsistensi tim adalah hal yang sangat penting untuk meraih target juara.
Salah satu perwakilan Bobotoh, Asep Rahmat, mengungkapkan apresiasinya terhadap keputusan tim untuk tetap berlatih serius meskipun kompetisi sedang jeda.
“Kami sebagai Bobotoh sangat senang melihat Persib tetap serius dalam persiapan. Kami ingin tim tetap fokus dan tidak kehilangan ritme saat liga kembali dimulai,” ujar Asep.
Para suporter juga berharap bahwa setelah libur Lebaran, Persib bisa kembali dengan semangat baru dan siap menghadapi tantangan di sisa musim ini.
Persib Bandung menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi sisa kompetisi BRI Liga 1 dengan menggelar gim internal menjelang libur Lebaran. Langkah ini diambil untuk menjaga sentuhan bola para pemain, memastikan kebugaran tetap terjaga, dan memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk membuktikan kemampuan mereka.
Dengan persiapan matang seperti ini, Maung Bandung diharapkan bisa kembali tampil dengan performa terbaik setelah liburan dan siap bersaing di papan atas klasemen Liga 1. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Persib akan tampil setelah jeda, dan Bobotoh tentu berharap tim kesayangannya bisa terus menunjukkan konsistensi hingga akhir musim.
Baca Juga: